This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Jumat, 08 Maret 2013

How Really Miss My Grandfa (part 1,8.3.12)

nggak terasa hampir 1 bulan beliau ninggalin kami semua disini buat selamanya. Ya,tanpa kata,tanpa pesan dan tanpa pengingat atau isyarat apa pun.. Kecewa,perih,sakit mulai menghantui perasaan ku,yaa mulai merasa berbeda beberapa hari belakangan ini.. selalu melihat ke arah kamarnya mengira beliau masih tidur dikamar.. Padahal dikamar cuma ada lemari dan karpet biru rapih karena tak ada yang menempati.. Entah sampai kapan rasa kehilangan ini akan ter obati. Sekitar sudah berubah,tak seperti dulu lagi. Tak ada lagi dia yang ku temani ketika sarapan pagi,tak ada lagi yang bertanya "kok gak kuliah??" ketika aku sedang libur atau tak ada lagi yang mau membelikan ku baju :) banyak sekali kenangan bersama beliau,beliau seseorang yang sangat amat berharga untuk ku.. sulit sekali rasanya ingin membuat hati percaya bahwa beliau sudah pergi meninggalkan aku untuk selamanya.. Tak ada lagi tempat berbagi canda ketika aku merasa jenuh dirumah,tak ada lagi yang marah bila aku dimarahi,tak ada lagi yang ku lihat singgah di warung depan rumah.. Banyak orang berkata ini sudah rencana Tuhan,tapi kenapa rencana Tuhan membuat ku hancur , sedih,nangis dan merasa tak berguna. Aku belum bisa mewujudkan keinginannya untuk menjadi mapan,dia seseorang pemikir yang luar biasa. Dia selalu menjadi semangat kehidupan ku bahkan semua orang.. Melihat aku lulus adalah keinginan ter besar nya,tapi aku belum mampu menyandang gelar itu.. Rindu sekali dengan celotehan beliau ketika aku telat berangkat ke kantor rindu sekali ketika beliau meminta ku untuk memasangkan benang di mesin jahit ketika matanya sudah tak awas lagi melihat lubang jarum yang kecil. Kenangan yang kecil itu terasa istimewa ketika beliau sudah pergi untuk selamanya... Tapi satu yang ku percaya Tuhan sudah menyiapkan tempat yang indah untuknya,dan suatu saat aku pun akan bersama-sama dengan beliau ditempat yang indah itu.. "opung godang,aku kangen sama opung.. orang-orang disini cuma bisa omelin aku aja pung... Aku kangen opung kasih baju ke aku,aku kangen sarapan pagi sama opung,kangen semua-semuanya... Kangen suara opung pokoknya.. semua nasehat opung.." "pung doain aku ya pung biar aku bisa seperti yang opung harapkan,aku yakin opung masih doain cucu opung dari sana kan ya pung.. yang tenang ya pung disana.. Aku janji aku akan lulus dan bekerja dengan gaji yang baik dan mampu membelikan mama rumah" "udah dulu ya pung ngobrolnya,aku super,duper,kangen deh sama opung... Love You OPung.. Happy and see you to heaven opung" Salam Peluk Kangen dari bumi untuk keabadian _Novi_