Senin, 07 Mei 2012

07-05-2012

yaa,merasakan ruangan itu lagi.. yang dingin dan beraroma mematikan.. dengan jarum yang tertusuk ditangan.. Mengenaskan memang,disaat tak berdaya tak ada satu oraang pun yang tau... Tapi itu mungkin lebih baik,ketimbang banyak orang mengetahui keberadaan ku yang amat,sangat menyedihbkan... Orang sekitar tak menerima perlakuan ku yang menyembunyikan semuanya dari mereka.. seandainya kalian dapat mendengar jeritan hati kuu yang begitu amat membuthkan kalian pada saat diriku menahan sakit.. :'( Namun apa daya,aku sudah terbiasa menyimpan sakit ku,aku sudah terbiasa menyimpan sulitku sendiri,bahkan ketika ayahku menghebuskan nafasnya dihadapan ku aku hanya sendiri.. Sampai saat yang bersamaan,dokter datang dan berkata "nak,ayah mu sudah tiada" Pak Min dan Bik Imah yang mengurus ku waktu kecil,mereka yang menguatkan ku sampai aku kembali kepangkuan ibu ku yang semata-mata ku lakukan karena pesan terakhir Ayah.. Sedih memang berada dalam lingkungan yang tak diinginkan,sempat berada dalam penolakan,tapi aku bertahan,bertahan dalam setiap kesesakan yang aku rasa.. Hingga suatu ketika,aku beranjak dewasa dan menemukan dunia dan jalan hidupku.. Memiliki sahabat-sahabat terbaik yang selalu ada disamping ku,namun tetap saja aku hanya ingin berbagi kesenangan dengan mereka bukan kesusahan.. Kalau ditanya kenapa aku bisa melakukan ini,ini karena ajaran ayah ku..Beliau memang tak mengajarkan semuanya secara langsung,tapi setiap gerak geriknya itu lah yang menurut ku pelajaran bagi ku dan yang selalu ku tiru.. Ayahku selalu menyembunyikan rasa sakitnya,dia tak pernah mengeluh diahadapanku.. Bahkan ketika beliau dipanggil Tuhan,beliau tidak mengeluh sakit.. Hanya aku yang saat itu selalu memeluk boneka kesayangan ku yang meneteskan air mataku ketika dokter menyatakan ayah ku telah tiada.. Dia adalah sosok tertangguh yang pernah ku temui sebelum ibu ku.. Dia selalu mengajarkan ku untuk tidak mengeluh dengan apa yang semua ku rasakan.. Dan kebiasaan itu yang terbawa dalam kehidupan ku saat ini,banyak orang yang tidak terima dengan sikap ku ini,tapi ini lah ku dengan segala kelemahan yang ku rasakan.. Aku hanya ingin bermakana untuk orang-orang sekitar ku,dalam kelemahan sekali pun aku ingin tetap kuat.. Aku sdar ibu dan adik-adik ku masih membutuhkan ku dan karena itu aku tak pernah menghiraukan apa yang ada dalam tubuh ku.. Ini semua ku lakukan,karena aku ingin aku bermakna untuk kalian dalam kelemahan ku sekalipun. Aku ingin mengatakan kalau aku bukan gadis yang lemah,aku bisa melewati semuanya tanpa keluhan ku kepada kalian.. Maaf kalau segala sikap ku,membuat kalian cemas dan Khatir... Suatu saat kalian pasti mengerti mengapa aku melakukan ini semua.. :) Salam sayang, Novitasari.S

Reaksi:

0 komentar:

Posting Komentar